Tips

10 Tips Hidup Sehat yang Ampuh

Untuk selalu dapat hidup dengan sehat, tiap orang pastinya memiliki cara dan tips tersendiri. Namun ide-ide dibawah akan lebih berguna untuk Anda pastinya.

Kesepuluh Tips Hidup Sehat itu antara lain,

Tips hidup sehat, Tips hidup sehat dan bahagia, Tips hidup sehat dan panjang umur, Tips hidup sehat sederhana, Tips Hidup Sehat menurut islam, Tips Hidup Sehat untuk remaja 
Tips yang pertama adalah untuk menghirup udara yang segar dan bersih. Sesekali, pergilah ke pedesaan untuk menyegarkan pikiran dan pernapasan Anda. 

Tips yang kedua untuk selalu hidup sehat adalah dengan memperhatikan konsumsi air putih. Pada umumnya, orang akan mengkonsumsi 8 hingga 10 gelas air putih perharinya. Dengan memperhatikan asupan air mineral tersebut, Anda akan mampu untuk membuat tubuh selalu tetap fit dan juga terhindar dari racun serta zat-zat tak menyehatkan lainnya.

Tips hidup sehat dan bahagia yang ketiga adalah untuk memperhatikan sarapan sehat Anda. Jangan pernah lewatkan apa itu yang dinamakan sarapan karena amat penting untuk Anda. Jenis sarapan yang terbaik adalah yang mengandung protein. Anda akan juga terbebas dari masalah obesitas tentunya karena memperhatikan kualitas metabolisme tubuh dengan sarapan. Jangan pernah lewatkan apa itu yang dinamakan sarapan.

Selain itu, tips yang keempat adalah dengan memilih makanan yang seimbang dan bergizi. Yang paling penting sebenarnya adalah serat atau fiber. Fungsinya adalah untuk membantu kualitas pencernaan Anda untuk lebih baik. Namun selain serat, asupan protein, karbohidrat, lemak, dan nutrisi lain juga harus diperhatikan. Yang terpenting adalah aspek keseimbangan nutrisi.

Selanjutnya adalah tips hidup sehat dan panjang umur yang kelima yaitu untuk memiliki aktifitas yang berimbang dan juga sehat. Tentu saja bekerja keras akan selalu menjadi ide baik untuk Anda. Akan tetapi Anda juga perlu untuk memperhatikan porsi istirahat Anda. Jika tidak demikian, Anda akan mengalami masalah dalam hal kesehatan dan juga stamina tubuh. 

Tips yang keenam untuk selalu hidup sehat adalah dengan memberi ruang pada otak Anda. Anda perlu mengalihkan pikiran dari kesibukan berat dan juga aktifitas-aktifitas monoton. Tujuannya adalah untuk menghindari stress. Tentu saja stress akan berdampak buruk pada kesehatan Anda. Karena itulah, Anda seringkali harus meluangkan waktu guna mencari hiburan.

Tips Hidup Sehat yang ketujuh adalah untuk memperhatikan suplemen gizi. Disini Anda perlu menggunakan suplemen dan nutrisi tubuh yang tepat. Memang benar nutrisi dan gizi sudah dapat diperoleh dari makanan yang Anda konsumsi. Akan tetapi Anda perlu memastikan bahwa kebutuhan gizi tersebut cukup. Dengan demikian, Anda dapat memenuhi kebutuhan tersebut dengan cara membeli suplemen gizi. 

Selanjutnya adalah tips untuk hidup sehat yang kedelapan. Hal tersebut adalah untuk menghindari apa itu yang dinamakan minuman bersoda dan beralkohol. Minuman tersebut memang sering menjadi solusi bagi mereka yang ingin melepas stress. Akan tetapi efek jangka panjang takkan bagus untuk kesehatan Anda.Tips hidup sehat, Tips hidup sehat dan bahagia, Tips hidup sehat dan panjang umur, Tips hidup sehat sederhana, Tips Hidup Sehat menurut islam, Tips Hidup Sehat untuk remaja

Untuk Tips Hidup Sehat yang kesembilan, Anda haruslah memperhatikan kebersihan tangan Anda. Tentu saja dalam menjalani kehidupan sehari-hari, Anda akan sering memegang banyak benda diluar sana. Dalam kaitannya dengan hal tersebut, tentu bakteri dan kuman akan menjadi hal yang amat menyusahkan nantinya bagi kesehatan Anda. Karena itulah, Anda perlu untuk rajin mencuci tangan nantinya. 

Yang kesepuluh adalah dengan menghindari apa itu kebiasaan buruk merokok. Tentu saja merokok dapat menimbulkan banyak sekali efek buruk bagi kesehatan. Dalam kaitannya dengan hal tersebut, Anda harus mampu untuk mengurangi atau bahkan menghindari sama sekali kebiasaan merokok. Bila memang susah menghilangkan kebiasaan buruk tersebut, Anda dapat memilih alternatif yaitu rokok elektronik.

analisis buku ajar



Description: C:\Users\User\Documents\aSiip.png 



                                                                                                         
ANALISIS BUKU AJAR IPS (ILMU PENGETAHUAN SOSIAL) KELAS 4
BAB 6 SEMANGAT KEPAHLAWANAN DAN CINTA TANAH AIR
Disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Pengembangan IPS SD yang dibina oleh Ibu Chumi Zahroul Fitriyah, S.Pd., M.Pd dan Ibu
Zetty  S. Pd, M. Pd

Oleh:
KELOMPOK 6
KELAS B
1.     Vinki Erlita P.                          (130210204006)
2.     Susi Purwati                             (130210204094)
3.      Shodiqol Karima                      (130210204108)
4. Ni’matul Hadian A.                            (130210204122)
5. Dian Maharani                                    (140210204010)
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
JURUSAN ILMU PENDIDIKAN
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JEMBER
2016
Analisis Buku Ajar IPS Kelas 4 Karangan Tantya Hisnu P. dan Winardi BAB 6 Semangat Kepahlawanan dan Cinta Tanah Air
A.    KELAYAKAN ISI

No.
Kriteria
Bagian Buku
Deskripsi
1.
Kesesuaian materi dengan kurikulum
107-123
Materi sudah sesuai dengan SK dan KD dalam kurikulum yakni KTSP yakni pada SK 1 dan KD 1.6 dan materi yang disampaikan juga sudah merupakan penjabaran dari kompetensi dasar, Namun masih ada beberapa materi yang perlu ditambahkan terkait dengan gambar tokoh-tokoh pahlawan yang ada di lingkungan, sebaiknya ditambah dengan pahlawan yang ada diadaerah sekitar misalnya “Letchol Serujdi” yang merupakan pahlawan Jember. (kurikulum KTSP)
2.
Keakuratan materi
107 -123
Sudah akurat karena jika buku sudah diterbitkan atau dikeluarkan sudah diuji keakuratan materinya
3.
Kemutakhiran materi
107-123
Materi yang dijelaskan pada halaman tersebut merupakan pemaparan materi yang dapat dikatakan mutakhir, karena apa saja yang disampaikan menurut kami dapat dipercaya kebenarannya. Seperti: Pada bab tersebut dijelaskan bahwa salah satu cara kita untuk menghargai jasa para pahlawan yang telah gugur yakni dengan mengikuti upacara bendera setiap hari senin dan pada saat upacara juga menyanyikan lagu Mengheningkan Cipta untuk mendoakan para Pahlawan. Hal ini benar adanya dan dapat dipertanggung jawabkan
4.
Memiliki substansi keilmuan dan life skill
107-123
Materi yang disajikan telah memuat  kecakapan akademik, materi yang disajikan telah melibatkan kerja otak , mengajak siswa berpikir dan kecakapan personal, Materi yang disajikan memuat materi praktek, kerja langsung, serta kecakapan sosial, materi yang disajikan telah melibatkan kegiatan sehari-hari, kehidupan sehari-hari, melibatkan masalah-masalah sosial sehari-hari

108
Pada halaman tersebut dijelaskan bahwa salah satu cara kita menghargai jasa para Pahlawan adalah dengan mengikuti Upacara Bendera dengan hikmat dan untuk mendoakan para pahlawan yang telah gugur mendahului kita, saat upacara kita mengheningkan cipta. Dengan kegiatan tersebut tentu memiliki substansi keilmuan dan life skill dimana anak dilatih untuk membiasakan diri menghargai jasa para Pahlawan melalui kegiatan Upacara Bendera, kemudian mengheningkan cipta untuk mendoakan jasa para Pahlawan. Selain itu, life skill dari pembelajaran siswa dapat belajar bernyanyi, memiliki kemampuan bernyanyi yang baik terutama menyanyikan lagu Nasional atau kebangsaan. Tentunya menyanyikan Lagu Nasional dengan lagu pop biasa memiliki cara yang berbeda.
7.
Memiliki pengayaan
107-123
Telah memuat tugas-tugas mandiri yang berkaitan dengan setiap materi yang dipelajari dalam buku. Tugas-tugas mandiri ini terdapat pada setiap akhir materi.Hal ini sangat membantu siswa untuk mengetahui seberapa paham atau mengerti dirinya terhadap materi yang telah dibelajarkan dalam buku
8.
Keberagaman nilai
109-110
Di buku ini, tepatnya pada halaman tersebut sudah terdapat materi yang bersifat mengajak siswa untuk memiliki sifat-sifat seperti seorang pahlawan dan juga mencerminkan nilai-nilai nasionalisme dan juga nilai religius.
122-123
Pada halaman tersebut ada keberagaman nilai yang dimiliki oleh pahlawan yang dapat diteladani oleh kita “ nilai siap rela berkorban, bersedia meminta dan memberi maaf dan berjiwa besar, hal ini bisa diteladani oleh anak didik nantinya.
122
Di paragraph ke dua bagian kalimat terakhir pada kata “ Atau kamu malah mendendam dan ingin membalas?” alangkah baiknya dihilangkan  karena kalimat ini mengandung/menunjukkan sikap yang negatif.



B.   KELAYAKAN BAHASA
No.
Kriteria
Bagian Buku
Deskripsi
1.
Ketepatan struktur kalimat


2
Keefektifan kalimat

108

Pada kalimat “Apakah ada acara di mana kita mengenang jasa para pahlawan bangsa?” ini tidak efektif dan sulit dipahami oleh siswa kelas IV karena terlalu berbelit-belit dan pada kata “di mana” seharusanya tidak dipisah. Alangkah baiknya jika kalimat tersebut diganti dengan “Apakah di lingkungan sekitar kalian ada acara untuk mengenang jasa para pahlawan? ” kalimat tersebut akan lebih efektif dan mudah dipahami oleh siswa.
108
Pada Kalimat “Ketika Mengheningkan Cipta biasaya diiringi lagu Mengheningkan Cipta. Apakah kamu bisa menyanyikan lagu itu? Coba sekarang nyanyikan lagu Mengheningkan Cipta berikut ini!”.
Menurut kami, kata “Mengheningkan Cipta” akan lebih tepat jika tidak dicetak miring tetapi cukup diberi tanda petik dua seperti “Mengheningkan Cipta”. Alasan lain juga karena kata mengheningkan cipta bukan dari bahasa latin dan bukan penekanan bahasa sastra yang menunjukkan atau memiliki arti tersendiri. (https://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Pedoman_gaya)
110

Pada kalimat “ pahlawan tidak mengerjar kepentingan sendiri . kepentingan bangsa, negara, dan kepentingan orang banyak ia dahulukan”  Menurut saya tidak efektif karena terdapat pemborosan kata, sebaiknya diganti dengan “pahlawan tidak mementingkan diri sendiri. Namun mereka lebih mementingkan kepentingan bangsa,negara, dan orang banyak.
113
Kalimat yang digunakan sudah dapat dikatakan efektif karena kalimat yang digunakan tidak berbelit-belit, mudah dipahami dan jelas sehingga tidak akan terjadi kerancuan atau salah penalaran.
114
Menurut kami “kalimat guru itu bisa dikatakan cinta tanah air. Ia mencerdaskan bangsa dengan pengabdiannya” tidak efektif karena sulit dipahami, sebaiknya diganti dengan kalimat “ guru tersebut dapat dikatakan cinta tanah air, karena ia telah mencerdaskan bangsa melalui pengabdiannya.
114
Pada kalimat “ bagaimana kita mewujudkan rasa kepada tanah air? Rasa cinta kepada tanah air bisa diwujudkan dengan bermacam-macam cara. Antara lain sebagai berikut.” Ini menurut kami tidak efektif karena kalimat yang digunakan tidak jelas sehingga sulit di pahami dan sebaiknya kata “diwujudkan”  diganti menjadi kalimat “kita wujudkan” sehingga kesannya menjadi sebuah ajakan dan kalimat tersebut diganti menjadi “ bagaimana kita mewujudkan rasa cinta kepada tanah air? Rasa cinta kepada tanah air dapat kita wujudkan dengan bermacam-macam cara, antara lain sebagai berikut.
114
Pada kalimat “jabatannya digunakan untuk mengabdi rakyat” kalimat ini tidak efektif karena kurang pas ketika dibaca, dan kurang jelas sehingga untuk anak SD sulit memahami dan dikhawatirkan akan terjadi salah penalaran maksud dari “mengabdi rakyat “ oleh karena itu sebaiknya sebelum kata “rakyat” ditambahi kata “kepada” sehingga kalimat tersebut menjadi “ jabatannya digunakan untuk mengabdi kepada rakyat”


119
Pada kalimat “Kamu juga masih ingat dan dapat menyebut beberapa contoh para pahlawan bangsa. Kamu juga sudah mengetahui siapa yang termasuk Pahlawan Nasional, Pahlawan Kemerdekaan Nasional, Pahlawan Revolusi, Pahlawan Proklamator, dan yang terakhir adalah Pahlawan Pengisi Kemerdekaan”. Ini menurut kami tidak efektif karena kalimat yang digunakan tidak jelas sehingga sulit di pahami. Sebaiknya diganti dengan kalimat “kita sudah mengetahui beberapa pahlawan bangsa antara lain Pahlawan Nasional, Pahlawan Kemerdekaan Nasional, Pahlawan Revolusi, Pahlawan Proklamator, dan Pahlawan Pengisi Kemerdekaan


120
Pada kalimat “Bagaimana cara menghargai jasa para pahlawan? Berikut ini beberapa bentuk cara menghargai jasa-jasa para pahlawan bangsa.” Ini menurut kami tidak menghemat kalimat. Sebaiknya diganti dengan kalimat “Bagaimana cara menghargai jasa para pahlawan? Berikut  beberapa cara menghargai jasa para pahlawan bangsa.”
3.
Kebakuan istilah
114
Kata “atlit” merupakan kata yang tidak baku maka sebaiknya diganti dengan kata baku yaitu “atlet” ( kamus KBBI)
119
Kata “tenteram” merupakan kata yang tidak baku maka sebaiknya diganti dengan kata baku yaitu “tentram”.
2.
Komunikatif dan menarik
107-123
Bahasa yang disampaikan untuk penjelasan materi bab 6 sudah komunikatif. Hal ini ditunjukkan dengan adanya beberapa kalimat dalam setiap paragrafnya yang bersifat seolah-olah penulis mengajak siswa untuk berinteraksi di dalam kelas.
4.
Kesesuaian dengan perkembangan peserta didik.
110-112
Penjelasan materi pada halaman tersebut kurang sesuai dengan perkembangan peserta didik. Karena bacaan yang digunakan itu merupakan kutipan dari Buku bahasa Indonesia murid SMP kelas VII, sehingga terdapat beberapa kalimat yang bahasanya sulit dipahami murid Kelas IV Sekolah Dasar. Alangkah baiknya, bacaan tersebut diganti dengan bacaan lain yang sesuai.
5.




































Ketepatan penggunaan istilah, penulisan kata dan tanda baca



































107


Pada bagan peta konsep (kita akan belajar) point ke empat, yaitu “Mennghargai Jasa Para Pahlawan” seharusnya penulisan yang tepat “Menghargai”.
107
Pada paragraf pertama bab pendahuluan bagian akhir kalimat, yaitu “Apa yang bisa kita teladani dari Jendral sudirman.” dimana tanda baca (.) seharusnya adalah tanda baca (?).
108
Pada paragraf kedua bab pengertian semangat kepahlawanan ditunjukkan pada kata “ketikan” dimana seharusnya adalah “ketika” dan “biasaya” dimana seharusnya adalah “biasanya”.
108
Pada kalimat “Setelah kamu nyanyikan lagu “Mengheningkan Cipta”, diskusikan pertanyaan-pertanyaan berikut ini.”, menurut kami tanda baca yang digunakan kurang tepat. Tanda baca yang tepat untuk mengakhiri kalimat tersebut adalah tanda baca seru (!)
111
kata “be-berapa” seharusnya tidak ditambahi tanda baca strip (-) tetapi seharunya digabung menjadi “beberapa”
114
kata “andaikata” seharusnya tidak digabung tapi disah menjadi “ andai kata”
114
Kata “ menyalahguna-kekuasaan” menurutk kami kata imbuhannya tidak tepat, dan kata kekuasannya dipisah, oleh karena itu, sebaiknya diganti dengan kata “menyalahgunakan kekuasaan”
114
Pada paragraf 3 kalimat terakhir terdapat kata “antiIndonesia” seharusnya kata ini dipisah menjadi “anti Indonesia
117
Pada paragraf 5 terdapat kata “encok” menurut kami ini akan sulit dipahami oleh siswa maka dari itu sebaiknya diganti dengan kata “sakit pinggang” sehingga siswa akan lebih memahami sebab kata tersebut sudah sering ia dengar.
118
Pada paragraf pertama baris ke- 4 terdapat kata “ber-usaha” sebaiknya langsung digabung menjadi “berusaha”
118
Pada paragraf kedua baris ke-5 terdapat kata pengulangan “agar agar” yang seharusnya hanya agar saja.
119
kata “ber-usaha” seharusnya tidak ditambahi tanda baca strip (-) tetapi seharunya digabung menjadi “berusaha”.
119
Pada tugas kegiatan 4   terdapat kata “meluliskan” seharusnya adalah “ketika” “menuliskan”.
121
Pada tugas kegiatan 5  terdapat kata “kit” seharusnya adalah “kita”.
121
Pada materi meneladani sikap kepahlawanan dan patriotisme terdapat kata “kepahlawan” dimana seharusnya adalah “kepahlawanan”, kata “hidup” seharusnya “kehidupan”, kata “mulainya” seharusnya “memulainya” dan kata “mencotoh” seharusnya adalah  “mencontoh”.
122
Ada kata yang penulisannya kurang tepat, dalam kalimat “Bentuk-bentuk perbuatah rela berkorban yang sederhana,” kata perbuatah diganti dengan kata perbuatan.

C.    KELAYAKAN PENYAJIAN
No.
Kriteria
Bagian Buku
Deskripsi
1.
Keruntutan konsep
107-123

Pembahasan materi pada bab 6 dari awal hingga akhir pembahasan sudah konsisten dan runtut. Hal ini terlihat pada setiap pembahasannya berisi tentang semangat  kepahlawanan dan cinta tanah air, tidak ada pembahasan materi yang melenceng dari judul bab. Dan Konsep yang dimunculkan dalam buku di dukung dengan contoh-contoh dan uraian yang saling
terkait. Hal ini tentunya memudahkan siswa dalam memahami maksud atau makna pada materi yang diajarkandalam buku teks. Memuat materi dari mudah ke sulit, sederhana ke kompleks.
2.
Pendukung penyajian
107-123


Pada bab 6 penyajian materi sudah mendukung dengan adanya media gambar. Namun, alangkah baiknya jika media gambar tersebut dibuat berwarna agar siswa lebih tertarik dalam pembelajaran.
107-123
Penyajian pembelajaran pada bab 6 sudah cukup lengkap antara materi, rangkuman, evaluasi, dan tugas-tugas serta pengayaan.
115-116
Pada halaman tersebut ada penjelasan tentang macam-macam pahlawan bangsa, antara lain: pahlawan kemerdekaan  nasional, pahlawan proklamator, dan pahlawan revolusi. Namun, dalam penjelasan tersebut tidak semuanya diberikan contoh gambar. Alangkah baiknya jika dari setiap penjelasan macam-macam pahlawan tersebut diberikan satu atau dua contoh gambar. Selain itu, akan lebih baik pula jika pada bagian akhir penjelasan materi ini disisipkan tugas untuk mencari satu gambar dari macam-macam pahlawan tersebut beserta memberikan penjelasan terkait dengan sejarah kepahlawanannya, dengan ketentuan tidak boleh sama dengan apa yang telah dicontohkan pada materi.




D.    KEGRAFIKAN

No.
Kriteria
Bagian Buku
Deskripsi
1
Ukuran format huruf
107-123
Menurut kami, ukuran format huruf yang digunakan sudah tepat karena untuk format huruf judul bab, judul sub bab ada perbedaannya dengan ukuran format huruf isi materi sehingga dapat dibedakan dengan jelas awal bacaan setiap sub babnya, dan hal-hal yang penting misalnya untuk menjelaskan macam-macam pahlawan yang terdapat pada halaman 115 tersebut, macam-macam pahlawannya ditekankan dengan dengan membedakan ukuran format huruf dengan penjelasannya serta hurufnya ditebali, seperti ini Pahlawan Nasional, Pahlawan Revolusi.
2.
Desain bagian isi
118-119
Pada halaman tersebut terdapat teks bacaa yang terlalu panjang untuk anak SD mungkin akan terlalu bosan untuk membacanya dan pada teks gambarnya juga kurang menarik alangkah baiknya jika disisipkan gambar yang berwarna dan menarik

Pages (4)1234 Next »

Recent comments

Recent Posts

Pages